[Kesaksian] Kerudung Misa: Sehelai Kain yang Dahsyat

Lux Veritatis 7

Sebagian dari anda mungkin sudah membaca kesaksian saya pribadi mengenai kerudung Misa di blog ini. Mungkin, dan saya berharap, setelah anda membacanya, anda lebih terbuka terhadap praktek tradisional Katolik yang indah ini.

Tapi mungkin juga, masih ada sekelumit keraguan dalam diri anda. Apa benar kerudung Misa sehebat itu? Hanya sehelai kain saja koq!

Memang benar bahwa yang hebat bukan kerudung Misa-nya itu sendiri. Kerudung Misa adalah alat devosi. Alat devosi yang tepat dapat membantu kita lebih dekat dengan Yesus. Mengatakan bahwa kerudung Misa atau mantilla “hanya sehelai kain belaka” sama dengan mengatakan “rosario hanya untaian manik-manik saja” atau “salib hanya dua palang kayu saja”.

Terlebih lagi, kerudung Misa merupakan salah satu—bahkan mungkin satu-satunya—devosi yang sangat spesifik untuk perempuan. Berkerudung Misa adalah sebuah kehormatan bagi para perempuan, dan ia memampukan kita memuliakan Allah dengan seluruh ke-perempuan-an kita, dan dengan cara-cara yang khas feminin.

Berikut adalah video kumpulan kesaksian wanita-wanita—dan seorang pria muda—tentang kerudung…

Lihat pos aslinya 2.577 kata lagi

Iklan

7 Kutipan Katolik dari Ibu Teresa

Lux Veritatis 7

“Tapi saya merasa bahwa penghancur kedamaian terbesar sekarang adalah aborsi, karena aborsi adalah perang terhadap anak. Dengan aborsi, ibu tidak belajar untuk mencintai, tapi membunuh anaknya sendiri untuk menyelesaikan masalahnya. Dan, melalui aborsi, ayah diajarkan bahwa ia tidak perlu mengambil tanggung jawab sama sekali bagi anak yang telah ia bawa ke dunia. Ayah mungkin sekali menempatkan wanita ke dalam masalah yang sama. Jadi aborsi hanya menuntun kita kepada aborsi lagi. Negara manapun yang menerima aborsi tidak mengajarkan rakyatnya untuk mencintai, tapi mengajarkan untuk menggunakan kekerasan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Inilah alasannya mengapa penghancur cinta dan kedamaian yang terbesar adalah aborsi.”

Lihat pos aslinya 114 kata lagi

Novena untuk Kebebasan Beragama dan Umat Kristen yang Dianiaya

Lux Veritatis 7

religious_freedom_novena

“Para kudus selalu menjadi sumber dan akar pembaruan dalam masa-masa paling sulit di dalam sejarah Gereja.” (Paus Sto. Yohanes Paulus II)

Novena untuk Kebebasan Beragama dimulai pada tanggal 1 Agustus, bertepatan dengan Pesta Santo Petrus ad Vincula, yaitu pesta peringatan Santo Petrus yang dipenjara. Dalam Kisah Para Rasul 12:1-19, diceritakan bagaimana Rasul Petrus, bapa paus pertama kita, dipenjara oleh Raja Herodes, namun pada malam sebelum ia diadili, ia dibebaskan secara ajaib oleh malaikat.

Novena ini diakhiri dengan litani para martir yang berbeda setiap harinya selama 9 hari.

***

Novena untuk Kebebasan Beragama dan Umat Kristen yang Dianiaya

O kumpulan para saksi bagaikan awan yang besar! O balatentara Malaikat dan Para Kudus yang memuliakan Allah dalam keabadian! O orang-orang suci di surga, doakanlah kami!

Kau yang dahulu adalah bagian dari Gereja di bumi, kau yang dahulu pelayan setia Gereja yang Berziarah, kau yang menderita demi kasih kepada Allah, doakanlah kami!

Di segala…

Lihat pos aslinya 568 kata lagi